Simak Pagar Rumah Dinas Bupati Nyaris Roboh dan Ditumbuhi Rumput Liar

Pagar Rumah Dinas Bupati Muaraenim atau yang lebih diketahui Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) kondisinya hampir jatuh serta banyak ditumbuhi rumput lair.

Di banyak sisi, seperti disamping kiri, yang bersebelahan langsung dengan Jalan Proklamasi keadaan pagar itu udah miring serta hampir jatuh.

Sesaat pada bagian depan, keadaan pagar itu mulai dilingkupi oleh tumbuhan perdu. Keadaan itu begitu memprihatinkan, sebab bangunan itu jadi tempat menginap orang nomer satu di Kabupaten Muaraenim serta tempat bermalam tamu sang bupati atau tamu Pemkab Muaraenim.

Baca Juga : Harga Triplek & Multiplek

Plt Sekda Kabupaten Muaraenim Hasanudin tidak menolak keadaan itu. Dirinya sendiri ikut mengatakan begitu prihatin dengan keadaan itu.

Walaupun sebenarnya menurut dia, rumah dinas bupati itu ialah rumah negara, serta yang pasti menurut dia tamu-tamu terpenting yang bertandang ke Muaraenim kerap menginap dari sana.

“Memang tidak dapat disangkal, kondisinya memang seperti tidak terurus serta tidak ada perhatian sekali-kali, ” katanya, Rabu (29/4/2015) .

Diakui dia udah memberikan hal itu kala rapat persiapan penilaian team Adipura di Muaraenim saat lalu.

Dirinya sendiri bahkan juga menyampaikan, keadaan pagar rumah dinas itu seperti lepas dari perhatian, walaupun sebenarnya pihak atau lembaga berkaitan kerap ada dari sana.

“Itu rumah negara, kondisinya mesti kita menjaga serta kita cermati jangan sempat sesuai itu, ” paparnya.

Bahkan juga menurut Hasanudin, kalau tidak salah pagar itu dibuat pada 2003 atau sewaktu almarhum Kalamudin Djinab menjabat menjadi Bupati Muaraenim.

Kalau memang sejauh ini tidak ada perawatan serta perhatian, lumrah saja kondisinya udah sesuai itu.

“Saya udah memohon pada pihak yang ditugaskan buat mengatur serta mengamati itu, buat perhatikan kondisinya, jika dilewatkan sesuai itu jelas kita dapat malu, ” tukasnya.

Keadaan lebih miris tampak pada pagar di bagian depan BASS. Tidak cuman keadaan cat pada tiang pagar yang udah terkelupas disana-sini, rumput liar ikut kelihatan menutupi pagar.

Diluar itu tanaman penghijauan yang ditanam ditepi pagar ikut kelihatan tidak dipangkas sekali-kali serta kelihatan “menghutankan” pagar itu.

Artikel Terkait : Harga Paku

Walaupun sebenarnya, sisi depan pagar itu bersebelahan langsung dengan Jalan Sultan Mahmud Badarudin II (SMB II) yang buat sekarang ini jadi ruas Jalinsum. Hingga kendaraan di luar daerah hilir mudik di muka pagar itu.

Menyaksikan keadaan pagar rumah dinas bupati yang udah kelihatan miring utamanya disamping jalan Proklamasi ikut mendapatkan respon warga serta pemakai jalan.

Sebab menurut masyarakat kalau masuk atau mau keluar Jalan Proklamasi, karena itu jelas dapat terlihat kalau pagar itu kondisinya udah miring.

Walaupun sebenarnya menurut masyarakat, kerap beberapa pemangku serta pengambil peraturan bergabung serta membuat acara di BASS. Akan tetapi keadaan pagar itu lepas dari perhatian.
“Mungkin nunggu jatuh mas baru terlihat, ” kata Ikromi masyarakat Jalan TPA Muaraenim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *