Berikut Mimpi Menpar: Indonesia Punya 100 KEK Pariwisata

KEK Pariwisata yaitu Lokasi Ekonomi Spesial dipandang satu diantaranya langkah tingkatkan perkembangan pariwisata. Kenapa?

Di antara kunjungan di KEK Tanjung Kelayang, Belitung, Senin (29/10/2019) Menteri Pariwisata Arief Yahya menerangkan masalah KEK Pariwisata. Disebutnya, itu mempermudah perkembangan pariwisata sebab berkaitan dengan perizinan.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Lambelu

“Pariwisata itu satu usaha yang terkait dengan perizinan atau birokrasi. Berarti perizinan dapat dimudahkan dengan KEK,” kata Arief.

Lewat KEK Pariwisata, izin pembangunan serta peningkatan satu sarana di ruang wisata bisa lewat 1 pintu. Simpelnya, semua proses tidak belibet.

“One stop one service, disederhanakan semua melalui 1 pintu. Yang terjadi ialah ada investor ingin masuk sulit serta panjang izinnya, jadi dengan KEK semua berada di sana,” tutur Arief.

“Contoh di KEK Tanjung Kelayang ini dipegang oleh ‘PT A’. Jadi semua tinggal diurus disana,” lanjut Arief.

Artikel Terkait : Jadwal Kapal Pelni Labobar

Bermakna, KEK itu diurus oleh swasta?

“KEK-nya swasta, pemerintah ialah regulatornya,” jawab Arief.

“Saya punya mimpi, Indonesia miliki 100 KEK. Bermakna tiap-tiap propinsi semasing 3. Contoh KEK ialah seperti di Nusa Dua atau di Mandalika, semua pembangunannya cepat. Di Mandilaka, Lombok ingin ada trek MotoGP,” pungkas Arief.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *