Berikut Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan

Tidaklah terlalu banyak film baru pada minggu paling akhir Februari. Dari dalam negeri ada Dilan 1991 sebagai sekuel dari Dilan 1990. Film ini dapat jadi pilihan buat yang ingin memandang cerita cinta remaja.

Di luar negeri ada Cold Pursuit yang diaktori Liam Neeson. Film ini ceritakan terkait pembersih salju yang membalas dendam kematian anaknya.

Terkecuali itu ada juga film horor yang bertopik The Night Eats The World. Setelah itu film-film yang udah launching semenjak minggu terus seperti Bahagia Death Day 2U, Dragon Ball Super : Broly serta Antologi Perasaan.

Baca Juga : Harga Pipa PVC Rucika, Maspion

Tersebut lima referensi film minggu akhir kesempatan ini dari CNNIndonesia. com dirangkum dari jaringan bioskop Cinema 21, CGV Cinemas, serta Cinemaxx.

Dilan 1991

Cerita cinta sepasang remaja SMA masa 1990-an, Dilan serta Milea berbuntut ke film berjudul Dilan 1991. Cerita ini dibuka dengan adegan pas sehabis film pertamanya Dilan 1990 selesai. Mereka keliling Bandung memanfaatkan motor Dilan.

Dalam film ini Dilan tetap pintar membujuk namun porsinya gak sejumlah yang dahulu. Alih-alih membuat Milea senantiasa dimabuk kepayang, Dilan malah membuat ikut dirundung kebingungan. Perseteruan buat perseteruan ditemui serta memberikan warna cerita mereka.

Film ini dapat dilihat jaringan bioskop Cinema 21, CGV Cinemas, serta Cinemaxx.

Cold Pursuit

Film ini ceritakan terkait pembersih salju bernama Nels Coxman (Liam Neeson) yang berperang menantang pengedar narkoba. Dia menyangka pengedar narkoba itu yaitu yang memicu kematian anaknya, Kyle Coxman (Micheál Richardson) .

Disutradarai Hans Petter Moland, Cold Pursuit adalah film pembuatan lagi dari dari film In Order of Disappearance (2014) . Pada dasarnya ke-2 film ini miliki narasi yang sama, seseorang bapak membalas dendam kematian anak.

Film ini dapat dilihat jaringan bioskop Cinema 21.

The Night Eats The World

Film ini ceritakan terkait gerombolan zombi yang menyerang Kota Paris. Seseorang bernama Sam (Anders Danielsen Lie) jadi salah satunya orang yang tidak jadi zombi.

Dia bertahan hidup di sebuah gedung seseorang diri. Saat bersembunyi dia tidak tenang sebab memikir hingga kapan dia dapat bertahan.

Artikel Terkait : Harga Jam Tangan

Film ini dapat dilihat dapat dilihat jaringan bioskop Cinemaxx.

Foxtrot Six

Film pertandingan paling baru Indonesia ini ceritakan terkait keadaan Indonesia semasa depan. Di ceritakan, seseorang eks anggota marinir Angga (Oka Pada) berbarengan teman-temannya berusaha selamatkan Indonesia dari kemiskinan serta kepemimpinan satu partai pembelot PIRANAS.

Disamping itu, rangkaian momen membawa Angga terhadap saat lalunya Sari (Julie Estelle) masa kebenaran dibalik penderitaan rakyat tersingkap. Saat ini jadi pekerjaannya serta kawan-kawan untuk selamatkan negara atau mati berusaha.

Film ini dapat dilihat jaringan bioskop Cinema 21, CGV Cinemas, serta Cinemaxx.

Extreme Job

Dikerjakan oleh sineas pembuat film hit Sunny, Twenty, serta Love Forecast, film ini ceritakan terkait satu team detektif narkotika menyamar di restoran ayam goreng untuk mengintai gembong narkoba.

Akan tetapi, keadaan berganti gak tersangka disaat resep ayam banyak detektif tak diduga membuat perubahan restoran kumuh jadi restoran terpopuler di kota. Film ini dapat dilihat di jaringan bioskop CGV Cinemas serta Cinemaxx.

‘Primavera’, Muara Kisah Personal Vira Talisa Berikut Cuplikanya

Solois Vira Talisa melaunching album perdana bertopik ‘Primavera’ dengan cara digital lewat beberapa service musik streaming. Kata Primavera diambil dari bahasa Italia yang bermakna musim semi.

Musim semi, kata Vira, merasa pas disebut jadi angan-angan baru yang tumbuh berkembang. Berpedoman pada keterangan itu, dia mengartikan album perdana ini lebih jelas dibanding dengan mini album self titled yang dia launching 2016 lalu.

Baca Juga : Harga HP Samsung Galaxy

Primavera berisi delapan lagu, adalah Primavera, Janji Wibawa, Through the Shades of Paradise, He’s Got Me Singin Again, Bunga, Down in Vieux Cannes, For the Time Being serta Matahari. Awal mulanya Janji Wibawa serta Down in Vieux Cannes telah di rilis jadi single.

Semua lagu itu ditulis dari pemikiran personal Vira. Beragam peristiwa serta pengalaman yang sempat di lewati bersumber berubah menjadi lagu.

” Lagu For the Time Being yang sangat personal, lagu pertama yang gua untuk buat album ini. Lagu ini mengenai refleksi diri apa yang telah dilalui serta pengharapan ke depan lebih baik. Seperti bercakap ke diri pribadi, ” kata Vira pada CNNIndonesia. com lewat telephone, Jumat (1/3) .

Lagu selanjutnya yang tidak kalah personal merupakan He’s Got Me Singin Again. Lagu ini ceritakan mengenai figur Radityo Joko Bramantyo, pemain bas sekalian kekasih Vira.

Vira memaparkan sejak mulai berjumpa dengan Radityo, yang lalu jadi anggota penambahan band Vira, dia mulai menulis lagu kembali.

” Kalaupun tak berjumpa ia mungkin album ini tak launching. Ia membuat gue menjajahi bagian diri yang belumlah gue coba. Dari sisi pembuatan musik serta lirik ia menyuport, peranan ia besar, ” kata Vira.

Keseluruhannya delapan lagu itu mengangkut jenis retro pop. Akan tetapi kalau jadi perhatian dengan detil, pada sejumlah lagu ada sentuhan samba serta bossa nova.

Artikel Terkait : Harga Bahan Bangunan

Lagu Primavera contohnya, lagu berdurasi hampir lima menit ini kental dengan sentuhan samba, dengan ketukan drum yang cukuplah cepat. Imbuhan gitar elektrik menaikkan perasaan retro-pop. Selanjutnya lagu Down in Vieux Cannes merasa bossa nova lewat nada drum serta bass.

” Gue tak sempat batasi pop, sub jenis pop dapat banyak bgt. Variasi jenis apakah yang di ambil dalam album ini mengalir saja, namun ingin ada samba serta bossa nova, ” kata Vira.

Dia menyambung, ” Di album ini lebih ingin buka serta berikan pengakuan, ke depan sangat mungkin buat lagu dengan jenis lainnya. ”

Vira belumlah tahu bakal menghadirkan showcase launching album Primavera ataukah tidak. Sekarang dia menyatakan dianya sendiri serta team masihlah repot mengatur album fisik yang direncanakan launching pada bulan Mei atau Juni.

Berikut Dira Sugandi dan Rossa Beri Warna Java Jazz 2019

Alunan nada Dira Sugandi serta Harvey Mason yang melantunkan lagu beraroma Soul menggema, seakan menghidupkan pribadi Ratu Musik Soul Aretha Franklin di Java Jazz 2019, Expo Kemayoran, Sabtu (2/3) .

Area penuh sesak oleh beberapa orang yang mau dengerin lagu-lagu Aretha Franklin yang dihidupkan kembali oleh Dira serta Harvey.

Diambil dari Pada, Dira yang memakai seragam bercorak merah muda serta ungu tampil atraktif serta memesona. Lagu-lagu populer Aretha dinyanyikan misalnya bertopik Respect, Until You Come Back, serta Freeway of Love

Baca Juga : Harga Helm Kyt

” Terima kasih Java Jazz buat wujudkan kombinasi ini! ” papar Dira sebelum tutup pertunjukan.

Saat hidupnya, Aretha Franklin sudah mendapat 18 Grammy serta membukukan seputar 25 album emas. Suaranya yang unik, kuat serta penuh perasaan tempatkan Aretha menjadi vokalis soul terpenting pada jaman 1960-an bersama dengan Otis Redding, Sam Cooke serta Wilson Pickett.

Pada 1987, Aretha Franklin berubah menjadi wanita pertama yang diabadikan pada Rock and Roll Hall of Fame serta pada 2010 Majalah Rolling Stone menyebut menjadi vokalis nomer satu jaman musik rock. Tampilan paling akhir Aretha Franklin merupakan pada 7 November 2017. Kala itu, dia menyanyi di acara Yayasan AIDS Elton John.

Saat malam yang sama, diva Indonesia Rossa tampil buat kali pertamanya dalam nuansa jazz melalui panggung Java Jazz Festival 2019. Lewat duetnya dengan Is Pusakata, Rossa tampil membawakan lagu bertopik Sakura. Tdk seperti umumnya, lagu itu diaransemen jadi lebih jazz serta upbeat.

” Ini merupakan pertama kali saya di Java Jazz Festival. Terima kasih sudah diberikan peluang. Saya diberikan PR (pekerjaan rumah) buat menyanyikan lagu yang biasa saya nyanyikan namun tdk terdengar seperti yang biasa saya nyanyiin, ” kata Rossa.

Artikel Terkait : Harga TV LED LG

Java Jazz 2019 hari ke dua ikut di ramaikan oleh tampilan dari Sore serta Ron King Horn Section yang bersinergi dengan Aqi Singgih, Audrey Singgih, Andien, Radhini, Teddy Adhitya serta Rendy Pandugo.

Bob James Trio ikut tampil mengikat dengan lagu-lagu yang asik didengarkan sambil duduk enjoy, sesaat tampilan penuh kekuatan dari Adrian Khalif, Adikara Fardy serta Iwa K membakar semangat pemirsa yang ikut pula menyanyikan lagu-lagu populer seperti 24K, That’s What I Like, serta Uptown Funk.

Penyebab Pangsa Pasar Mitsubishi Xpander di Yogya Tak Berkembang Simak Selengkapnya

Market share Mitsubishi Xpander di lokasi DIY-Jawa Tengah tetap dibawah capaian nasional semenjak sah diperkenalkan pada publik dua tahun lalu, atau Agustus 2017.

“Target kami market sharing Xpander buat DIY Jateng tahun ini minimalnya dapat sama juga dengan capaian nasional 26 prosen, ” tutur Head of Sales & Marketing Region II Departement PT MMKSI, Amiruddin Jumat petang 1 Maret 2019 di Yogyakarta.

Baca Juga : Harga Ban Mobil Semua Merk

Amiruddin memandang tetap rendahnya market share Xpander di DIY-Jateng di pengaruhi berbagai hal. Meskipun sesudah tiga bulan di rilis seri itu dapatkan predikat Car Of The Year, akan tetapi toh tetap harus berhadap-hadapan dengan ketatnya pertarungan seri MPV brand berbeda yg telah menancapkan penterasi sudah lama.

“Tiap daerah punyai profil konsumen berlainan, kami habiskan waktu penetrasi lebih lama menekankan costumer kalau Xpander ini tambah banyak kelebihannya di banding yang lain, baik segi produk serta servicenya, ” tuturnya.

Salah satunya penetrasi yg bakalan digencarkan Mistubishi buat mengungkit penjualan Xpander diantaranya tambah serius mengerjakan bagian fleet terutama birokrasi pemerintahan.

“Untuk pemerintah Yogyakarta waktu ini kami tengah lakukan pendekatan buat penawaran Xpander menjadi operasional pemerintahan, ” tuturnya. Tidak tahu pemerintahan daerah propinsi, kabupaten/kota atau tubuh upaya punya daerah.

Artikel Terkait : Harga Ban Sepeda Motor Semua Merk

Amiruddin menjelaskan buat mengerjakan pasar fleet baik retail, korporasi atau pemerintahan pihaknya telah menyediakan beberapa program buat dilakukan tahun ini. Contohnya program Car Ownership Program (COP) yg menyertakan tambah banyak instansi pembiayaan buat keringanan pembayaran.

“Terakhir kami telah menyuplai perusahaan Aero Trans buat kendaraan yg dipakai kru Garuda Indonesia sejumlah keseluruhan hampir 400 unit, dimana separonya telah di kirim, ” tuturnya.

Berikut Galang Hendra Pratama Pimpin Tim Balap Yamaha Indonesia 2019

Yamaha Indonesia memberitakan team balap mereka yg bakal bersaing di Yamaha Indonesia Motorsport Conference 2019 yg diadakan pada Jumat, 1 Maret 2019, di Yamaha Flagship Shop, Jakarta.

Dalam tataran kejuaraan nasional (kejurnas) balap Motoprix tahun ini, Keseluruhan ada 14 team yg bakal bertanding, buat lokasi Sumatera (Region 1) ada 4 team, lokasi Jawa (Region 2) ada 5 team, lokasi Kalimantan (Region 4) ada 2 team serta lokasi Sulawesi (Region 5) ada 3 team.

Baca Juga : Harga Knalpot Recing Motor Terbaru

Pada kejurnas Motoprix tahun kemarin, Yamaha menguasai titel juara di semua region lewat banyak rider seeded yg bertanding di kelas MP1 serta MP2. Buat region 1, Renggi Lukmana dari team Suhandi Padang 88 sanggup mengamankan titel juara di kelas MP1 serta MP2. Dan buat region 2, giliran Wilman Hammar yg datang dari team Bahtera sukses jadi juara di kelas MP1 serta MP2.

Lantas ikut di region 4, Arianto Tarzan sebagai rider QQ STSJ ikut sukses menyapu titel juara di kelas MP1 serta MP2. Cuma di region 5, team balap Adhi Motor bersama dengan rider Iswandi Muis tutup musim dengan jadi runner up di kelas MP1, tapi kelas MP2 Handy Tuahatu dari team Akai Jaya konsisten sanggup menyegel titel juara.

Tidak hanya itu, Pada kejurnas Indospeed Race Series (IRS) , Yamaha turunkan 5 team yg bakal beraksi di kelas Sport 150 serta Sport 250 dengan memanfaatkan motor All New YZF-R15 serta New YZF-R25 produksi lokal. Pada gelaran IRS 2018, Yamaha sukses menuliskan hasil yg cukuplah positif dengan bisa mendapatkan kembali titel juara nasional IRS.

Richard Taroreh sebagai rider team 549 Kaboci sukses menutup titel juara di kelas sport 150cc. Dan buat kelas Sport 250cc, Rey Ratukore dari team RRS sukses menyelesaikan musim dengan ada di tempat ke-3 classement. Harapannya pada musim ini keberhasilan itu bisa terulang.

Ketujuan ke medan balap Internasional, Yamaha Indonesia kembali memperlihatkan komitmennya buat membawa banyak rider lokal ke kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) . Pada musim ini, Yamaha Racing Indonesia bakal turunkan empat rider andalanya adalah M. Faerozi serta Anggi Setiawan yg kedua-duanya adalah jebolan Yamaha VR46 Master Camp serta bakal turun di kelas Asia Production 250 (AP250) memanfaatkan motor New YZF-R25 generasi teranyar.

Dan dikelas Under Bone 150 (UB150) , dua rider belia Wahyu Nugroho serta Aldi Satya Mahendra yang adalah adik kandung dari Galang Hendra Pratama siap bertanding memanfaatkan motor MX-King 150.

Di level kejuaraan dunia ada nama Galang Hendra Pratama yg tidak asing kembali di telinga namanya. Rider asal Yogyakarta itu kembali diyakini oleh Yamaha Indonesia buat beraksi di kejuaraan World Supersport 300 (WSSP300) dengan memanfaatkan motor New YZF-R3 generasi teranyar sebagai produksi Indonesia serta masuk ke dalam team Yamaha Moto X Racing.

Artikel Terkait : Harga Helm INK Terlengkap

Tahun ini ialah tahun ke-2 untuk Galang buat kemabali melakukan balap satu musim penuh serta berusaha kembali mengharumkan nama Indonesia di medan dunia. Seperti yg awal kalinya udah dijalankan pada musim 2018 di mana dia sukses mengambil tribune pertama di circuit Brno, Republik Ceko serta circuit Jerez, Spanyol waktu berstatus menjadi rider wild card di tahun 2017.

Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Mfg Minoru Morimoto menjelaskan kalau tahun 2017 serta 2018, Yamaha MX King sukses mengambil titel juara Motoprix di kelas 150cc. Sepanjang tiga tahun paling akhir, lanjut ia, YZF-R15 udah menguasai gelar juara di gelaran IRS buat kelas Sport 150.

Tahun ini, dia memberi tambahan, Yamaha Indonesia bakal tampil di category itu menggunkanan All New YZF-R15, serta New YZF R25 di kelas Sport 250. Hal itu ikut laku di Yamaha Sunday race & Yamaha Endurance Festival. ” Galang Hendra Pratama memperlihatkan perform menakjubkan di World Supersport 300 dengan jadi rider Indonesia pertama yg memenangakan 2 seri balap memanfaatkan YZF-R3 produksi Yamaha Indonesia, ” kata Morimoto dalam info sah, Jumat 1 Maret 2019

Yamaha Indonesia Kembali Gelar Balapan Berjenjang Musim 2019 Simak Selengkapnya

Yamaha Indonesia kembali menyelenggarakan pertandingan balap dengan metode bertahap lewat kesibukan One Make Race (OMR) yg meliputi Yamaha Cup Race (YCR) , Yamaha Sunday Race (YSR) , serta balap ketahanan Yamaha Endurance Festival (YEF) .

Program itu akan jadi kesibukan dalam acara bertopik Yamaha Indonesia Motorsport Conference 2019 pada Jumat 1 Maret. Serta lewat cara sah Yamaha Indonesia lewat cara sah menginformasikan skedul buat seluruhnya kesibukan serta team balapnya musim pertandingan 2019.

Baca Juga : Harga Velg motor Recing Terbaru

” Ini hari kami dengan bangga menginformasikan team balap Yamaha Indonesia yg akan bertanding di banyak arena balap seperti Motoprix, IRS serta Yamaha Cup Race, di mana pada tahun ini rayakan 30th Anniversary, Yamaha Sunday race, dan Yamaha Endurance Festival yg sudah masuk tahun ke-2, ” kata Minoru Morimoto bertindak sebagai President Director & CEO PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg dalam info resminya, Jumat 1 Maret 2019.

Tahun ini Yamaha Cup Race telah masuk tahun ke-30 sejak mulai pertama-tama digelar pada 1989. Lewat arena ini Yamaha berubah menjadi wadah untuk banyak bakat muda buat unjuk gigi di pertandingan yg tambah tinggi.

Bila pada tahun yang lalu Yamaha Cup Race ada dalam 7 seri, tahun ini akan ada 8 seri yg dihelat di beberapa lokasi berlainan. Salah satunya, 2 seri di Jawa, 2 seri di Sumatera, 2 seri di Kalimantan, serta 2 seri di Sulawesi. Berubah menjadi kian khusus, pada 30 tahun kemunculannya, Yamaha Indonesia akan mendatangkan museum 30 tahun perjalanan YCR yg tampilkan dokumentasi photo serta display motor dengan livery spesial (livery perayaan 30 tahun YCR) . Museum ini bisa ditemui pada gelaran YCR 2019.

Diluar itu, Yamaha Indonesia akan buka satu kelas baru yaiu Ex-Rider. Dalam kelas itu ada banyak eks pebalap profesional yg dahulu sudah sempat bertanding di berapa arena balap tanah air.

Artikel Terkait : Harga Lampu HID Motor Dan Mobil

Dan buat Yamaha Sunday Race, tahun ini sudah masuk tahun ke-5 serta bisa dibuktikan sangatlah menarik untuk banyak peminat balap di tanah air, terutamanya untuk mereka banyak pemakai YZF-R25 serta YZF-R15 yg terhimpun ke dalam beberapa komune. Buat mewadahi tingginya nafsu balap itu, sekitar 4 seri akan tersaji di YSR 2019, seri-1 akan berjalan pada 22-23 Juni dan disusul oleh seri-2 pada 27-28 Juli, seri-3 pada 26-27 Oktober, serta seri-4 pada 23-24 November. Diluar itu, YSR tahun ini akan buka kelas baru buat komune ialah kelas Sport 155cc dengan gunakan motor All New YZF-R15.

Bergeser ke Yamaha Endurance Festival yang disebut balap ketahanan pertama yg digelar oleh pabrikan sepeda motor di Indonesia, Yamaha akan kembali menghadirkanya di tahun ke-2, persisnya pada tanggal 14-15 September lain waktu. Tetapi buat tahun ini, jangka waktu balap di kelas Komune Sport 150cc serta Sport 250cc akan ditambah berubah menjadi 1 jam 30 menit dari awalnya 1 jam.

Karena Lapak Motor Kustom di Depok Ini Diserbu Pelanggan Luar Pulau Jawa

Lapak Satu 1/2, penjual piranti motor kustom serta classic yang bertempat di Kelapa Dua, Depok , Jawa Barat, idak cuma melayani di sekitaran Jabodetabek saja. Saat ini keinginan udah raih sampai ke Bali, Kalimantan, Sumatera, serta Sulawesi.

Menurut pemilik Lapak Satu Setangah, Ibung, keinginan di luar daerah sangatlah bagus, terlebih daerah Kalimantan serta Bali. ” Bahkan juga harga part disana dapat 2x lipat dibanding di sini, ” tangkisnya pada Tempo di Depok pada Kamis, 28 Februari 2019.

Baca Juga : Harga Motor Kawasaki Semua Merk

Lapak Satu 1/2 terima pembelian grosiran serta eceran part motor classic serta kustom yang cukuplah komplet, mulai sepatbor, tangki, cover aki, knalpot, jok, rangka, stang, lampu-lampu , ban, dan sebagainya. Bab harga, dilabeli mulai Rp 16 ribu – 650 ribu. Supply barangnya beraneka ragam, ada yang dari Bogor, Jawa Barat, Jawa Tengah, sampai Jawa Timur.

Artikel Terkait : Harga Velg Recing Mobil Semua Merk

Part yang kerap dicari umumnya ialah sisi yang pokok terlebih dulu seperti jok yang dilabeli Rp 180 ribu, tangki bahan Rp 250-350 ribu, sepatbor depan belakang bahan Rp 120, serta cover aki Rp 120.

Sesuai sama namanya, Ibung membuat bengkel ini bermodalkan Rp 1, 5 juta, hingga terjadi nama lapak Satu 1/2. Saat ini asetnya selalu berkembang raih Rp 500 juta.