Baru dibangun, Gedung SMAN senilai Rp5 M ambrol Berikut Cuplikanya

Tembok gedung SMA Negeri 4 Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar, ambrol. Sayangnya, konstruksi yang terkucuri dana APBD (2013) sebesar Rp5 miliar itu baru saja dibangun.

Guyuran hujan ditambah tepukan angin kencang pun mengakibatkan retakan besar pada landasan bangunan.

Koordinator LSM Komite Rakyat Penghilang Korupsi (KRPK) , Moh Triyanto, menilainya insiden rusaknya itu tidak lumrah. ” Disangka kuat rusaknya gara-gara buruknya kualitas bangunan. Serta itu gara-gara penyusutan nilai yang tidak cocok besaran tehnis (bestek) , ” tuturnya terhadap SINDO, Rabu (18/12/2013) .

Baca Juga : Harga Biaya Pasang AC

Mengingat besar cost yang digelontorkan, rusaknya awal selama 20 mtr. itu harusnya tidak berlangsung.
Lantaran, sebelum disuntik budget Rp5 miliar, Pemkot Blitar pun memberikannya dana sekira Rp2 miliar lebih untuk pengurukan landasan bangunan (2012) .

” Jika memandang besar budget serta ide pembangunan, perkara rusaknya sesuai ini harusnya tidak ada. Terkecuali nilainya berencana disusutkan, ” tegas Trianto.

Gedung SMAN 4 Kota Blitar adalah bangunan baru yang menurut master plannya dapat tersusun atas tiga lantai.
Bangunan itu dapat menyiapkan 25 lokal kelas. Perinciannya enam kelas untuk siswa kelas 12.

Lalu sembilan kelas untuk siswa kelas 11 serta sepuluh kelas untuk siswa kelas 10. Tiap-tiap kelas miliki kemampuan maksimum 32 siswa. Sesuai sama ide, gedung pendidikan itu mulai memiliki fungsi penuh pada tahun 2014.

Menurut Triyanto, perkiraan penyalahan bestek itu ialah resiko domino dari rutinitas upeti project yang tetap meriah di Kota Blitar. Tidak kecuali pembangunan gedung SMAN 4, di tiap-tiap project fisik rekan pemenang tender lelang, kata Triyanto harus menyetor fee 7 prosen (dari nilai project) terhadap pemangku kewenangan.

Artikel Terkait : Harga Granit – Marmer Per Meter

” Dari data yang kita punya, setoran 7 prosen itu disangka masuk ke kantong kepala daerah. Teknisnya lewat kepala dinas. Semua rekan harus lakukan itu, ” katanya.

Resiko yang berlangsung, hampir tidak ada bangunan fisik di Kota Blitar yang sesuai sama bestek rencana. Lantaran hanya satu trik rekan menggapai keuntungan ialah memang dengan kurangi kualitas material. ” Sekarang ini kita tengah kuatkan data sehubungan perkiraan penyalahan bestek yang berlangsung pada gedung SMA Negeri 4 ini, ” katanya.

Sesaat, ambrolnya bangunan gedung SMA Negeri 4 sudah merisaukan masyarakat kira-kira. Lantaran, bangunan itu bersebelahan langsung dengan permukiman masyarakat. ” Pemkot mesti selekasnya ambil langkah. Jangan sempat ambrolnya bangunan itu berpengaruh ke permukiman masyarakat, ” keluh seseorang masyarakat, Sugiarto.

Sesaat menyikapi rusaknya gedung SMA Negei 4 Kepala Inspektorat Pemkot Blitar Rusmiatun mengatakan telah mengetahui. Menurut dia, rusaknya bangunan gara-gara situasi alam. Serta mengingat project dalam pembuatan, semua rusaknya jadi tanggung jawab rekan.

” Kita udah monitoring ke lapangan. Dikarenakan ialah alam. Kita kembalikan ke rekan untuk lakukan perbaikan, ” tuturnya singkat.

Berikut Sebagian atap Gedung DPRD Karawang ambrol

Beberapa atap Gedung Paripurna DPRD Karawang ambrol. Meski sebenarnya, atap itu baru-baru ini tuntas dipasang kala rehabilitasi.

Seseorang PNS yang adalah ajudan Ketua DPRD Karawang, Ronald, mengungkap, dirinya sendiri saksikan dengan cara langsung berkaitan ambrolnya beberapa atap Gedung Paripurna DPPD Karawang yg masih juga dalam proses pembangunan.

” Kala itu, Kamis (10/4) , cuaca memang tengah tdk berteman. Hujan turun dengan derasnya diikuti angin kencang. Disaat saya keluar Gedung DPRD, mendadak terdengar nada seperti benda terjatuh. Nada sangatlah keras terdengar, ” tutur Ronald, Jumat (11/4/2014) .

Baca Juga : Harga Wallpaper Dinding

Lantaran ingin tahu, dirinya sendiri lalu mendatangi area kehadiran nada itu. Sesampainya di area, ia terasa puing atap yg berantakan pas dibawah puingan atap tiada plafon.

” Saya bertanya-tanya, mengapa atap yg baru-baru ini tuntas dipasang pada bangunan baru dapat ambrol. Entahlah apakah sebabnya, yang pasti kala itu tengah berlangsung hujan lebat diikuti angin kencang, ” susulnya.

Ronald lantas pastikan kehadiran atap yg ambruk itu. ” Atap yg ambrol itu ada pada bagian bangunan luar sisi kiri, ” ujarnya.

Berita ambrolnya beberapa atap Gedung Paripurna DPRD Karawang yg masih juga dalam babak pembangunan, dibantah pihak pelaksana project serta Sekretaris DPRD Karawang, Suroto.

Dihubungi melalui telephone, Suroto menuturkan, nada gaduh seperti benda terjatuh itu dikarenakan pihak pelaksana project berencana mengerjakan pembongkaran pada sisi atap berkaitan. Itu, ujarnya, dilaksanakan dikarenakan pihak pelaksana project akan mengerjakan pemasangan plafon internet baru.

Artikel Terkait : Harga Cat Genteng

” Jadi itu bukan atap yg ambrol. Berita itu tdk benar, ” tutur Suroto. Untuk didapati, perawatan keseluruhan Gedung Paripurna DPRD Karawang, bersumber dari APBD Karawang tahun 2013 sebesar Rp5, 9 miliar dari keseluruhan pagu Rp6, 7 miliar.

Project perawatan keseluruhan gedung paripurna DPRD itu mulai dikerjakan mulai sejak Juli 2013 serta sampai saat ini tugasnya belumlah tuntas. Meski sebenarnya, sesuai sama aturan, project perawatan keseluruhan gedung itu mesti udah tuntas pada Desember 2013.

Simak Pagar Rumah Dinas Bupati Nyaris Roboh dan Ditumbuhi Rumput Liar

Pagar Rumah Dinas Bupati Muaraenim atau yang lebih diketahui Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) kondisinya hampir jatuh serta banyak ditumbuhi rumput lair.

Di banyak sisi, seperti disamping kiri, yang bersebelahan langsung dengan Jalan Proklamasi keadaan pagar itu udah miring serta hampir jatuh.

Sesaat pada bagian depan, keadaan pagar itu mulai dilingkupi oleh tumbuhan perdu. Keadaan itu begitu memprihatinkan, sebab bangunan itu jadi tempat menginap orang nomer satu di Kabupaten Muaraenim serta tempat bermalam tamu sang bupati atau tamu Pemkab Muaraenim.

Baca Juga : Harga Triplek & Multiplek

Plt Sekda Kabupaten Muaraenim Hasanudin tidak menolak keadaan itu. Dirinya sendiri ikut mengatakan begitu prihatin dengan keadaan itu.

Walaupun sebenarnya menurut dia, rumah dinas bupati itu ialah rumah negara, serta yang pasti menurut dia tamu-tamu terpenting yang bertandang ke Muaraenim kerap menginap dari sana.

“Memang tidak dapat disangkal, kondisinya memang seperti tidak terurus serta tidak ada perhatian sekali-kali, ” katanya, Rabu (29/4/2015) .

Diakui dia udah memberikan hal itu kala rapat persiapan penilaian team Adipura di Muaraenim saat lalu.

Dirinya sendiri bahkan juga menyampaikan, keadaan pagar rumah dinas itu seperti lepas dari perhatian, walaupun sebenarnya pihak atau lembaga berkaitan kerap ada dari sana.

“Itu rumah negara, kondisinya mesti kita menjaga serta kita cermati jangan sempat sesuai itu, ” paparnya.

Bahkan juga menurut Hasanudin, kalau tidak salah pagar itu dibuat pada 2003 atau sewaktu almarhum Kalamudin Djinab menjabat menjadi Bupati Muaraenim.

Kalau memang sejauh ini tidak ada perawatan serta perhatian, lumrah saja kondisinya udah sesuai itu.

“Saya udah memohon pada pihak yang ditugaskan buat mengatur serta mengamati itu, buat perhatikan kondisinya, jika dilewatkan sesuai itu jelas kita dapat malu, ” tukasnya.

Keadaan lebih miris tampak pada pagar di bagian depan BASS. Tidak cuman keadaan cat pada tiang pagar yang udah terkelupas disana-sini, rumput liar ikut kelihatan menutupi pagar.

Diluar itu tanaman penghijauan yang ditanam ditepi pagar ikut kelihatan tidak dipangkas sekali-kali serta kelihatan “menghutankan” pagar itu.

Artikel Terkait : Harga Paku

Walaupun sebenarnya, sisi depan pagar itu bersebelahan langsung dengan Jalan Sultan Mahmud Badarudin II (SMB II) yang buat sekarang ini jadi ruas Jalinsum. Hingga kendaraan di luar daerah hilir mudik di muka pagar itu.

Menyaksikan keadaan pagar rumah dinas bupati yang udah kelihatan miring utamanya disamping jalan Proklamasi ikut mendapatkan respon warga serta pemakai jalan.

Sebab menurut masyarakat kalau masuk atau mau keluar Jalan Proklamasi, karena itu jelas dapat terlihat kalau pagar itu kondisinya udah miring.

Walaupun sebenarnya menurut masyarakat, kerap beberapa pemangku serta pengambil peraturan bergabung serta membuat acara di BASS. Akan tetapi keadaan pagar itu lepas dari perhatian.
“Mungkin nunggu jatuh mas baru terlihat, ” kata Ikromi masyarakat Jalan TPA Muaraenim.

Tak Pernah Direhab, Bangunan SD di Subang Nyaris Ambruk Simak Ulasanya

Beberapa bangunan ruangan kelas di SDN Batusari Desa Pangsor Kecamatan Pagaden Barat, Subang, hampir ambruk karena alami rusaknya kritis di sejumlah sisi.

Situasi rusaknya makin meluas serta kritis, lantaran mulai sejak belasan tahun paling akhir, sekolah punya pemerintah yg letaknya tdk jauh dari pusat kota itu, tidak sempat mendapatkan perlindungan perbaikan.

Baca Juga : Harga Baja Ringan

Pantauan, sekolah yg mempekerjakan sembilan staf pengajar, dua salah satunya berstatus PNS ini, mempunyai bangunan sejumlah tujuh lokal. Seluruhnya bangunan itu, kondisinya udah lapuk dikonsumsi umur.

Bagian-bagian bangunan, bahkan juga udah hancur, lantai mengelupas, langit-langit, atap bangunan serta gentingnya ambruk, dan sejumlah konstruksi jendela ruangan kelas, hilang.

Menyebabkan, jendela serta langit-langit ruang yg rusak kritis ini, terpaksa sekali disokong tiang bambu supaya tdk ambruk.

” Jika dilewatkan gak diperbaiki senantiasa, takutnya ambruk serta bahayakan keselamatan beberapa siswa. Jika kembali KBM (aktivitas belajar mengajar) juga sukai risau, takut ada genteng atau atap ambruk, soalnya kerusakannya udah kritis, ” kata Kepala SDN Batusari Edi Saprudin, Sabtu (27/8/2016) .

Sekolah itu, ujar ia, udah belasan tahun lalu ialah mulai sejak tahun 2000 tidak sempat mendapatkan perlindungan perbaikan dari pemerintah.

Hingga, rusaknya bangunan makin kritis serta meluas. Walau sebenarnya, pihaknya udah berulang-kali mengajukan perlindungan rehab, tapi tidak sempat digubris oleh dinas pendidikan ditempat.

” Beberapa kali serta sudah lama ngusulin perlindungan, tetapi gak sempat ditanggapi, ” keluhnya.

Karena situasi bangunannya yg memprihatinkan serta tdk nyaman untuk belajar, banyaknya siswa sekolah ini makin menyusut tiap-tiap tahunnya. Dari sebelumnya raih beberapa ratus siswa, saat ini banyaknya siswa yg tersisa cuma 83 orang saja.

” Banyak orang-tua siswa lebih menentukan masukin anaknya ke sekolah lainnya yg bangunannya bagus. Maka dari itu, siswa di tempat ini senantiasa menyusut. Lebih, di desa ini ada empat sekolah basic. Jadi siswanya menebar. Tetapi, sekolah kami gak sempat diambil, mungkin lantaran kondisinya yg memprihatinkan, ” ujar Edi.

Artikel Terkait : Harga Gypsum dan GRC

Menyikapi hal semacam itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, HE Kusdinar, menuding pihak sekolah kurang proaktip dalam ajukan perlindungan pada pemerintah. Karena, sampai kini, layanan perlindungan yg disiapkan pemerintah, banyak sekali.

” Memang, perlindungan untuk sekolah-sekolah itu kan banyak. Hanya, kepala sekolahnya saja yg kurang proaktip. Itu permasalahannya. Dinas sendiri akan bakal membantu sekolah, apabila sudah penuhi prasyarat supaya dapat perlindungan, ” tuturnya.

Simak Ini Kronologis Runtuhnya Batu Dinding Gedung CADL Versi Polisi

Batu tempel dipojok Gedung Center of Arts Design and Language (CADL) , Fakultas Seni Rupa serta Design (FSRD) , Universitas ITB tumbang sampai sebabkan lima mahasiwa terluka.

Berdasar pada olah TKP Satreskim Polrestabes Bandung serta info saksi, rangkaian peristiwa itu berasal pada Sabtu 22 Juli 2017, lebih kurang waktu. 15. 15 WIB, beberapa mahasiswa Jurusan Design Seni Rupa, FSRD angkatan 2014 tengah syukuran buat rayakan kakak kelasnya yg diwisuda.

Baca Juga : Harga Lantai Kayu

Beberapa mahasiswa selanjutnya beristirahat dibawah bangunan CADL ITB, pasnya dibawah tiang penyangga gedung. Tidak lama setalah itu, tidak diduga batu-batu yg melekat pada dinding tiang penyangga itu tumbang serta menerpa lima mahasiswa yg tengah duduk di bawahnya.

Lima mahasiswa alami luka-luka. Yaitu, Litha, penduduk Kota Baru, Dayeuhkolot, Jalan Terusan Cibaduyut. Jari manis sisi kiri Litha, putus. Selanjutnya, Angelica Ulinova, alamat Duranta Nomer D 8/12 menanggung derita luka enteng di kaki serta tangan.

Artikel Terkait : Harga Kayu Gaharu

Annisa Fadilah, penduduk Padasuka Indah, Kota Bandung terluka di kepala. Dafina Mazaya, penduduk Bougenfil Pondok Hijau, menanggung derita luka di punggung serta Agniatun Nissa, penduduk Sudut Utara II Abubakar terluka kritis di kepala serta tidak sadarkan diri. Ke lima korban dibawa ke RS Boromeus, Jalan Ir H Djuanda (Dago) Kota Bandung.

Tidak hanya lakukan olah TKP, minta info dari banyak saksi, Satreskrim Polrestabes Bandung ikut mencari tanda untuk bukti, ajukan visum ke RS Boromeus, serta lakukan pengumpulan bukti-bukti seterusnya.

Berikut Bekas Pabrik Gula Colomadu Disulap Menjadi Gedung Konser

Sisa Pabrik Gula (PG) Colomadu di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, disulap berubah menjadi gedung convention hall berskala internasional dengan nuansa heritage. Sisa pabrik yang dibuat di masa KGPAA Mangkunegara IV pada tahun 1861 ini diproyeksikan dapat menyimpan 3. 000 orang waktu pertunjukkan.

Pemakaian kembali sisa PG Colomadu dilaksanakan lewat kerjasama beberapa Tubuh Upaya Punya Negara (BUMN) , yaitu PT Pembangunan Perumahan (PP) , PT Taman Wisata Candi, serta PT Layanan Marga Property. Lewat kerjasama itu, setelah itu dibuat konsorsium PT Kerjasama Colomadu.

Baca Juga : Harga Kabel Listrik

PG Colomadu sendiri sudahlah tidak beroperasi mulai tahun 1998. ” Kami mulai menyelesaikan di sisa PG Colomadu pada April 2017, ” papar General Manager (GM) Konstruksi PT Kerjasama Colomadu Edison Suwardi waktu didapati di tempat project sisa PG Colomadu, Minggu (22/10/2017) siang.

Waktu ini, pelaksanaan project sudah meraih 56%. Saat mulai kerjakan, situasi sisa PG Colomadu benar-benar memprihatinkan. Karena, bangunan banyak yang hancur serta beberapa sisa mesin pabrik banyak yang hilang atau kurang. Sisa PG Colomadu sampai kini belumlah tertulis jadi bangunan atau benda cagar budaya (BCB) . Akan tetapi, pihaknya tdk mengingkari kalau sisa pabrik gula yang berjarak kurang lebih 1 km. dari Bandara Adi Soemarmo itu memang pantas berubah menjadi BCB. Waktu ini, status BCB tengah diurus ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah.

Dalam pemakaian kembali eks PG Colomadu, bangunan lama terus dipertahankan. Tetapi, terus dibutuhkan penguatan susunan bangunan pokok di sisa pabrik yang saat ini tengah ditangani. ” Atap atapnya kami bongkar serta ditukar, ” pungkasnya

Dalam proses ini, pihaknya terus menggandeng BPCB Jawa Tengah. Revitalisasi bangunan pokok sisa pabrik seluas 13. 000 mtr. pada dasarnya terus ikuti skema yang ada. Lewat cara teristimewa, gedung convention hall berkualitas internasional dapat jadikan tempat konser, hingga bakalan ditambahkan peredam nada supaya tdk menyebabkan kerusakan susunan bangunan. ” Februari tahun 2018 didambakan udah bisa dimanfaatkan untuk pertunjukan. Idenya dapat mengundang vokalis David Foster, ” tukasnya.

Artikel Terkait : Harga Upah Borongan Pekerja Tukang Bangunan

Diluar itu, akan juga dibuatkan tempat pertunjukan outdoor pada bagian segi timur dengan latar belakang cerobong pabrik gula. Diluar itu pun dibuatkan museum yang memperlihatkan riwayat perjalanan PG Colomadu. Revitalisasi disadari tdk main-main lantaran diproyeksikan habiskan dana kurang lebih Rp2 triliun yang terdiri dari tiga babak.

Untuk babak pertama yang menyelesaikan bangunan pokok, nilainya kurang lebih Rp200 miliar di tempat seluas 6, 4 hektare dari keseluruhan luas sisa PG Colomadu yang meraih 22 hektare. Dalam project babak pertama, beberapa bangunan dibongkar lantaran dianggap tdk termasuk juga BCB, seperti sisa balai penyembuhan karyawan serta tembok pagar pabrik.

Anggota Soeracarta Heritage Society Fendi Fauzi menyatakan kaget serta bertanya-tanya lantaran eks PG Colomadu nyatanya belumlah diputuskan jadi BCB. ” Kami benar-benar menyayangkan serta aneh sekali lantaran bangunan bersejarah begitu belumlah masuk BCB, ” tegas Fendi.

Muncul pertanyaan apa situasi mirip pun dirasakan sisa pabrik gula yang lain yang sudah ditutup, termasuk juga juga PG Tasikmadu, Karanganyar, yang saat ini masih tetap beroperasi. Seperti eks PG Colomadu, PG Tasikmadu pun dibuat oleh pemimpin di Pura Mangkunegaran. Dari kabar yang diperoleh dari PT Kerjasama Colomadu waktu menyaksikan langsung tempat pembangunan, sampai kini yang dirobohkan merupakan bangunan yang tdk termasuk juga BCB lantaran dibuat kurang lebih tahun 1970. ” Sejumlah bangunan pokok yang lain terus dipertahankan, termasuk juga sisa rumah masinis, ” ujarnya.

Simak DPRD Tuding Konstruksi Gedung Pemkab KBB Dibuat Asal-Asalan

Ambruknya beberapa atap perkantoran SKPD di kompleks Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat (KBB) dapatkan perhatian serius dari DPRD KBB. Pasalnya bangunan kantor itu masih tetap baru serta dibikin dengan budget yg besar sekali dan perhitungan kontruksi dari banyak pakar, hingga berubah menjadi pertanyaan saat tidak diduga ambruk diterjang angin kencang.

” Itu kan gedung baru serta ongkos pembangunannya pun besar, saat sebab diterjang angin kencang udah ambruk atapnya. Ini pastinya ada yg tdk beres dengan konstruksinya, ” kata Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna waktu peluncuran tingkatan Pemilihan kepala daerah KBB, Selasa (12/12/2017) .

Baca Juga : Harga Besi Beton

Apabila kondisinya begitu, kata Aa Umbara, tdk tutup peluang gedung kantor yg lainnya pun makin lama bakal alami hal sama. Anehnya rumah-rumah masyarakat di kira-kira kompleks Pemkab KBB yg dibikin biasa saja serta diterjang angin kencang malahan tangguh tdk berlangsung apa-apa. Berlainan dengan gedung pemda yg dibikin dengan libatkan banyak insinyur bangunan malahan porak poranda.

Ia sudah memberi perintah Komisi III untuk menyebut dinas berkaitan untuk minta keterangan mengapa soal ini dapat berlangsung. Termasuk bagaimana pemeliharannya apa masih tetap ada agunan dari pihak kontraktor yg membangunnya atau bagaimana. ” Tdk tutup peluang kontraktor akan kami panggil apabila memang benar ada yg salah dengan rancang bangunnya, sebab peristiwa ini amat membuat malu, ” tegas Umbara.

Artikel Terkait : Harga Keramik

Menurutnya sudah semestinya pihak kontraktor PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, PT Amarta Karya serta Pemkab Bandung Barat mencermati konstruksi bangunan. Termasuk juga mengatur dengan topografi lokasi Ngamprah. Seperti didapati, pembangunan gedung bagian tiga ini menelan budget hingga Rp132. 894. 759. 000 serta itu baru tuntas kira-kira dua tahun yg kemarin.

Selain itu, Sekretaris Daerah KBB Maman S Sunjaya menegaskan service publik terus normal sehabis ambruknya beberapa kantor dinas gara-gara hujan deras diikuti angin kencang, Senin (11/12/2017) siang. Untuk perbaikan beberapa rusaknya beberapa kantor itu, sekarang ini udah dilaksanakan dengan cara setahap.

Karena Prajurit Kodim 1014 Bantu Bangun Rumah Warga yang Rusak Diterjang Puting Beliung

Prajurit TNI dari Kodim 1014 Pangkalan Bun serta Koramil 01 Arut Selatan, menopang bangun kembali rumah masyarakat yg rusak diterjang angin puting beliung. Sekitar 9 anggota TNI dibantu masyarakat bangun kembali rumah yg rusak di Gang Buntal, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) , Kalimantan Selatan (Kalsel) .

“TNI itu punya rakyat, jadi jika ada rakyat yg dibutuhkan perlindungan, kita mesti siap. Untuk sesaat yg kita tolong rumah Pak Jumhari masyarakat Gang Buntal yg alami rusaknya kritis, kayu dibantu dari kelurahan, ” papar Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun, Letkol Inf Wisnu Kurniawan didampingi Danramil Arut Selatan Kapten Sumarna, Selasa (30/1/2018) .

Baca Juga : Harga Semen

Artikel Terkait : Harga Cat Tembok

Setelah itu, TNI dengan bergantian akan menopang rumah yang lain yg alami rusaknya. Sekitar, empat rumah serta satu sekolah di Pangkalan Bun, rusak kritis diterjang angin puting beliung, Senin (29/2/2018) seputar jam 10. 00 WIB.

Empat rumah yg rusak kritis di RT 02, Kelurahan Raja Seberang serta Kelurahan Mendawai, dan sekolah SMPN 4 Arut Selatan, Kecamatan Arut Selatan. Untuk sekolah cuma alami rusak mudah dibagian atap saja.

Sekolah Hancur Diterjang Angin Ribut, Siswa SD Belajar di Luar Simak Ulasanya

Pelajar SDN Srondol Kulon 01 Banyumanik Semarang mesti belajar di luar kelas, sebab bangunan gedung yang biasa diperlukan rusak berat karena diterjang angin ribut. Biarpun belajar pada tempat terbuka, tetapi anak-anak ini konsisten semangat pelajaran dari guru.

” Bangunan yang tumbang kelas V. Ada 28 siswa yang saat ini belajar di ruangan terbuka, yakni masjid sekolah serta emperan kelas, ” kata Kepala SDN Srondol Kulon 01, Kurniawati, terhadap mass media di area, Jumat (25/1/2019).

Baca Juga : Harga Batu Bata

Ia memaparkan, moment robohnya ruangan kelas V berlangsung pada Kamis 24 Januari sekira waktu 13. 45 WIB. Moment dimulai disaat cuaca mendung serta disusul dengan angin kencang berupa melingkar yang berputar. Dalam sesaat atap berbentuk genteng lepas sampai ruangan kelas tumbang.

” Tak ada korban, sebab kala peristiwa itu proses belajar mengajar telah usai. Namun kala peristiwa ada siswa yang tengah turut pekerjaan ekstrakurikuler di sekolah. Namun memang gak ada korban dalam moment ini, ” papar ia.

Artikel Terkait : Harga Pasir dan Batu

Pihak sekolah sudah meramalkan bangunan kelas itu riskan tumbang sebab udah ringkih. Hingga untuk proses belajar-mengajar telah dipindahkan ke kelas beda. Bahkan juga, ruangan guru ikut diperlukan untuk siswa dalam pekerjaan proses belajar mengajar.

” Ini ruangan kelasnya sejumlah besar langit-langit telah ambruk. Atap bangunan udah ambruk. Kasihan ikut menyaksikan siswa yang melakukan proses belajar-mengajar di luar kelas. Sebab bagaimana juga belajar dalam kelas tentunya tambah lebih nyaman, ” tangkisnya.

Simak 10 Hal Yang Harus Anda Perhatikan Jika Ingin Bisnis Franchise

Menekuni usaha franchise adalah satu diantara demikian pilihan mengusahakan yang bisa Anda coba. Menentukan franchise bermakna menentukan bekerja sama-sama dengan orang yang lain, tentu saja mesti betul-betul cermat sebelum hendak memutuskan beli franchise suatu usaha.

Ada sekian banyak persyaratan yang pantas Anda pikirkan sebelum beli franchise, diberitakan dari allbusiness. com. Persyaratan ini bisa Anda buatlah referensi apabila tetap bingung untuk menentukan usaha type ini.

1. Perubahan industri

Pikirkan industri franchise yang di tawarkan terhadap Anda. Biasanya, usaha yang tengah in serta trendi yaitu usaha kuliner. Tetapi, simak pun apakah sebagai soal yang menarik dari usaha itu serta tidak dipunyai usaha beda.

Baca Juga : Harga Tangki Air

Perumpamaannya, usaha silky pudding tengah ngehits akhir-akhir ini. Tetapi, bila brand Anda hampir mirip dengan brand silky pudding yang lain, peluang Anda akan susah meningkatkan franchise dari usaha ini.

2. Perubahan unit

Makin banyak unit dibuat dari suatu brand, karena itu kian tinggi brand awareness beberapa orang pada produk itu serta makin banyak juga kesempatan Anda memperoleh keuntungan dari bikin unit franchise yang baru.

3. Support dari Franchisor

Franchisor menjadi pihak yang bertanggung-jawab atas terjaga serta berjalannya unit franchise mesti selalu siaga dalam menuntun franchisee (panggilan untuk konsumen franchise) . Bila Anda mencurigakan keseriusan franchisor dalam menuntun usaha Anda, lebih baik jangan sampai pilih untuk bekerja sama-sama dengannya.

4. Manajemen yang Baik

Apabila manajemen internalnya saja tidak teratur, bagaimana franchisor akan mengendalikan franchisee serta semua kebutuhannya? Sebelum menentukan franchisor, simak terlebih dulu manajemen serta metode internalnya. Bila acak-acakan, jangan sampai bekerja sama-sama dengannya.

5. Support Pemasaran serta Periklanan

Simak trik pemasaran serta periklanan yang dimanfaatkan oleh franchisor. Apa sukses membawa brand itu popular di penduduk? Bagaimana brand awareness penduduk pada brand?

Apabila Anda sangat percaya pemasaran yang dikerjakan berjalan dengan baik, jangan sampai sangsi untuk masuk dengan bisnisnya.

6. Testimoni Franchisee yang Senang

Jika perlu, Anda bisa bertanya beberapa hal tentang pembangunan unit franchise ke franchisee yang udah sukses. Umpamanya, sewaktu Anda bertandang ke rumah makan dari franchise spesifik, Anda bisa bertanya berbagai hal seperti harga serta sarana terhadap rumah makan franchise itu.

Masalah ini menjadi penguat apa Anda mesti bekerja sama-sama bangun unit franchise ataukah tidak, sebab testimoni yang dihadapi franchisee terdahulu tentunya jujur serta tidak mengada-ada.

Artikel Terkait : Harga Wallpaper Dinding

7. Perkiraan Penerimaan

Bila Anda pingin menggantungkan penerimaan bulanan Anda menurut usaha franchise, Anda mesti begitu waspada sewaktu dipertunjukkan estimati penerimaan per bulan oleh franchisor. Tanyakanlah dengan detil darimana penerimaan itu berasal, apa udah dikurangi ongkos produksi, apa susah raih tujuan, dsb.

8. Manajemen Keuangan yang Baik

Bila Anda mempunyai peluang, tanyakanlah serta check pun laporan akunting usaha yang ingin Anda ajak kerja sama. Laporan akunting yang senantiasa surplus (minim defisit) adalah sinyal jika dia bisa jadi partner kerja sama yang baik.

9. Kejujuran

Anda bisa menilainya kejujuran franchisor dalam berusaha dengan bertanya berbagai hal kepadanya. Apa jawabannya terlalu berlebih serta berkesan membual, apa jawabannya berputar serta tidak pada pointnya, dsb.

Anda tidak pingin bekerja sama-sama dengan orang tidak bisa dipercaya, khan?

10. Sesuai dengan Anda

Di atas seluruhnya, ada yang sangat terpenting yang perlu Anda pikirkan : apa Anda terasa sesuai dengan franchisor ini? Apa Anda terasa sesuai dengan produk, brand, spek serta semua hal yang terkait terkait unit franchise? Apa usaha ini sama dengan gairah serta kepribadian Anda?

Bila ya, Anda dapat hendak memutuskan masuk dengan mereka. Bila tidak, cari kesempatan yang beda, ketimbang Anda menjerumuskan diri Anda ke kerugian sebab salah menentukan partner.